Memahami Dasar-dasar
elektronika termasuk Komponen Elektronika bagi Anda yang ingin mempelajari
Elektronika adalah sangat vital Bagaimana tidak?Semua rangkaian elektronik
terdiri dari komponen-komponen seperti Resisitor,Kondensator,Transisitor dan
lain-lain yang kemudian dirangkai sedemikian rupa membentuk satu kesatuan
menjadi piranti elektronik yang beraneka ragam.Oleh karena itu Anda harus
memahami kegunaan,jenis,cara mengukur/Menguji,Cara pemasangan dan lain-lain
setiap komponen elektronika.Dipostingan sebelumnya saya sudah menginformasikan
tentang Komponen Elektronika namun hanya bersifat Global,Nah…Kali ini saya mencoba berbagi informasi
khusus tentang Komponen Elektronika Resistor namun supaya mudah dipahami saya
mempersempit bahasannya hanya seputar Jenis-jenis resisitor untuk pembahasan
hal-hal lainnya bisa saya informasikan dipostingan berikutnya.Baiklah langsung
saja berikut ini jenis-jenis resistor selengkapnya:
1.Carbon Resistor.Resisitor jenis ini biasanya memiliki toleransi 5% atau 10%,ada 3 buah garis warna dan warna keempat menunnjukkan nilai toleransi yang ditandai dengan warna emas dan perak.
2.Metal Film Resisitor.Resisitor jenis ini memiliki toleransi 1%,ada
4 garis warna dan warna kelima menunjukkan nilai toleransi atau berwarna
coklat.Jika suatu saat anda ingin merakit rangkaian audio misalnya tone control
agar performanya meningkat untuk jalur tertentu gunakan resisitor jenis metal
film minimal pada jalur feed back serta jalur-jalur yang dilalui sinyal
suara.Cara mencari jalur feedback yaitu cari resistor yang terhubung antara
jalur speaker kebagian disekitar rangkaian input amplifier dan cari resistor
yang terhubung ke ground melalui capasitor.
3.Resistor Kawat atau Spiral.Resistor jenis ini biasanya memiliki
nilai dibawah 1 ohm misalnya 0,5 ohm,0,47 ohm,0,33 ohm,0,22 ohm atau
nilai-nilai lainnya.Resistor jenis ini memiliki ukuran daya diatas 2
watt umumnya yang banyak dipakai ukuran 5 watt.
4.Resistor NTC(Negative Temperature Coefficient) & Resistor
PTC(Positive Temperature Coefficient).Resistor jenis ini lebih dikenal
dengan istilah Termistor.Nilai resistor jenis ini tergantung
suhu disekitarnya.Nilai resistansi resistor NTC akan turun jika suhu
disekitarnya Naik sedangkan Resisitor PTC resistansinya naik kalau suhunya
naik.Biasanya resistor jenis ini dimanfaatkan sebagai sensor suhu misalnya untuk
Kipas Angin .Jika Anda mempunyai problem dengan alat tersebut Cobalah Buka
sendiri untuk kipas angin biasanya dipasang dan ditanamkan secara langsung
kedalam gulungan kawat spoel ,Carilah jika ada sambungan yang gendut itulah
letak resistor PTC kemudian cek dengan multitester jika memang rusak harus
diganti.
5.Resisitor Peka Cahaya atau LDR (Light Diode Resistor).Resistor
jenis ini Nilainya tergantung intensitas cahaya,resistansinya sangat tinggi
dalam gelap(Kira-kira 10 M ohm).Pemanfaatannya biasanya untuk rangakaian Alarm.
Demikian informasi tentang Mengenal Komponen
Elektronika : Resistor Bagian Pertama semoga bisa menambah pengetahuan anda
khususnya Komponen elektronika.

No comments: